Refleksi
Musuh terbesar dari kesetiaan bukanlah kelelahan akan tetapi perbandingan. Jika dalam melayani kita hanya membandingkan maka kita kehilangan sukacita, yang tinggal hanya iri hati dan lelah, kita lupa bahwa setiap karunia itu unik, dan tiap pribadi memiliki berkat masing- masing semua akan tepat waktunya, Tuhan minta kita setia dengan karunia yang diberikan.
Ajakan
Semoga kita bersukacita atas anugerah-anugerah Allah dengan hati yang bersyukur dan jangan pernah membiarkan perbandingan merampas sukacita kita.
Cantikmu berasal dari baiknya hatimu,dan baiknya hatimu berasal dari bahagiamu,karna orang yang bahagia tidak akan bisa menyakiti hati orang lain.
-Senin, 21 September 2026-