Surabaya, 30 Mei 2024

Dalam hidup kita sebagai manusia, tentunya kita pernah merasa marah, jengkel dan mungkin ada rasa mau membalas dendam jika ada orang yang mengusik ketenangan kita. Jika hati sudah dikuasai rasa marah dan dendam, yang ada dalam pikiran hanyalah bagaimana cara membalas orang itu, bagaimana supaya dia juga terlukai, dan bahkan memikirkan bagaimana supaya penderitaannya lebih besar. Tetapi apakah itu sesuai dengan ajaran Tuhan Yesus? Tentu tidak! Justru melawan ajaran Yesus tentang cinta kasih.

Selama Bulan Mei, kita telah memperdalam devosi kepada Bunda Maria, belajar dari sikap Bunda Maria yang setia dan taat menjalankan perintah Tuhan. Seluruh peristiwa Rosario dengan jelas mengisahkannya.

Bukanlah suatu yang mudah untuk hidup dalam kesetiaan niat baik, kesabaran, pengampunan dan kasih. Tapi tidak mudah bukan berarti tidak mungkin. Memohon rahmat Tuhan secara terus menerus serta hidup di hadirat-Nya membuat kita terhindar dari hal-hal yang jahat. Dan tentunya Tuhan telah menyediakan ganjaran bagi orang yang setia serta taat pada perintah-Nya, meskipun itu berarti harus menderita, meskipun di mata dunia dia tampak kalah, namun di mata Tuhan orang itu berharga dan indah.

Peristiwa mulia keempat adalah “Maria dimahkotai di Surga”. Bunda Maria dimahkotai karena kesetiaannya dalam iman, yang merupakan bukti pemenuhan janji Tuhan atas orang-orang yang setia dalam kebaikan.

Dalam Kongregasi Misionaris Claris peristiwa iman ini diwujudkan dalam kreativitas Doa Rosario dengan “Pemahkotaan Bunda Maria” yang dilakukan setelah peristiwa kelima, sambil menyayikan lagu “Salam ya Ratu”. Salah satu suster akan memahkotai Bunda Maria. Untuk kali ini, di Komunitas Surabaya, pemahkotaan Bunda Maria dilakukan bersama para simpatisan MC dan yang berbahagia untuk memahkotai Bunda Maria adalah Sr. Anna Barek.

Dengan teladan Bunda Maria, semoga kita pun dapat setia dan tidak takut untuk hidup dalam iman, meskipun mengalami berbagai tantangan. Bunda Maria akan siap menolong jika kita berseru padanya. Siapa mau mahkota Kemuliaan? Setialah dalam iman dan kasih!

Kami mengandalkanmu, Bunda Maria yang terkasih,

kami mempersatukan diri padamu.

Pimpinlah jiwa kami, hiduplah di dalamnya;

jadilah engkau bagi jiwa kami terang, kehangatan, kecerdasan,

semangat, gairah, kesuburan, dan pusat.

Semoga sinar pandanganmu yang tenang dan penuh cinta,

matamu yang menunduk dengan lembut dan senantiasa mengarah pada kami

untuk menyemangati, menghibur dan menguatkan……

(Buku doa Misionaris Claris)

 

Sr. Andrea Venty, M.C.

Tambahkan Komentar Anda