Setiap tanggal 11 Februari, Gereja merayakan Hari Orang Sakit Sedunia (HOS). Liturgi perayaan Ekaristi disiapkan khusus pada hari ini sesuai dengan tema yang dicanangkan oleh Paus Fransiskus. Tentunya diharapkan bahwa melalui perayaan Ekaristi ini, kita semua semakin diteguhkan dalam memberikan pelayanan kepada saudara-saudari yang sedang sakit.
Peringatan Hari Orang Sakit Sedunia pada tahun 2024 ini, mengusung tema “Tidak baiklah kalau manusia itu sendirian” Penyembuhan Orang Sakit melalui Penyembuhan Relasi (lih. Kej. 2:18). Dalam pesannya, Paus Fransiskus mengatakan bahwa tidak baik manusia itu hidup seorang diri, khususnya ketika dalam keadaan sakit. Bentuk perawatan pertama yang diperlukan dalam penyakit apapun adalah kedekatan yang berbela-rasa dan penuh kasih sayang dari orang di sekitarnya. Oleh karena itu, merawat orang sakit berarti merawat semua relasi: relasi dengan Tuhan, relasi dengan orang lain, dengan anggota keluarga, teman, petugas kesehatan, dengan ciptaan, dan dengan diri sendiri.


Paus Fransiskus juga mengajak kita; baik sebagai keluarga, tenaga kesehatan dan umat Kristiani khususnya, menjadi aktor dan aktris bagi relasi yang dekat dan bersaudara; artinya, kita menjadi seperti Yesus yang penuh belas kasih, yang peduli terhadap mereka yang menderita dan sendirian, yang terpinggirkan dan terasingkan. Dengan demikian, kita akan bekerja sama dalam memerangi budaya individualisme, ketidakpedulian dan ‘budaya membuang’, serta memungkinkan tumbuhnya budaya kelembutan dan kasih sayang.
Pada peringatan HOS ke-32 tahun 2024 ini, sebagaimana juga menjadi salah satu perayaan liturgi yang menunjukan identitas pelayanan kesehatan katolik, para Suster Misonaris Claris komunitas Biliton, Madiun, bersama mitra kerja Rumah Sakit Santa Clara & Klinik Santa Maria Guadalupe, Madiun, mengadakan Misa Hari Orang Sakit pada hari Senin, 12 Februari, jam 06.30 WIB. Perayaan Ekaristi diadakan di area taman RS, dan dipimpin oleh RP. Alexius Dwi Widiatna, CM. Dalam kesempatan ini para pasien yang beragama katolik mendapat Sakramen Perminyakan dan Komuni Suci. Bagi semua pasien, baik yang sedang rawat inap maupun rawat jalan, Direksi RS bersama para Suster MC dan mitra kerja memberi bentuk perhatian kasih dengan menyapa serta menyemangati, tidak lupa juga memberi bingkisan kenangan. Yang tak kalah membuat suasana sukacita dan gembira, kami semua sejenak dihibur oleh “BEST Band”, kelompok musik yang anggotanya adalah para mitra kerja RS Santa Clara.
Tuhan, semoga kami selalu menjadi alat kasih-Mu bagi sesama yang sedang mengalami sakit dengan senantiasa mewujudnyatakan moto: kasihku menyembuhkanmu.
Madiun, 13 Februari 2024
Sr. Christi Ase, M.C.






