Bunda Maria mempunyai ketaatan yang tidak ada bandingannya dengan semua wanita di muka bumi ini. Dengan termenung dalam doanya, ia selalu merasakan hadirnya Pencipta dalam hidupnya yang sederhana bersama Anna dan Yoakim, orangtuanya. Dia yang lahir dalam kekudusan, menjadikan orangtuanya penuh kebanggaan dan kebahagiaan yang tak terkira. Ketaatannya didasari karena cinta pada orangtuanya. Dia menolong dalam pekerjaan rumah tangga untuk meringankan pekerjaan ibunya, sejak kecil hingga remaja dan dia tidak pernah mengeluh.

Dia bukan manusia yang diam tanpa kata, dalam diamnya dia selalu berdoa untuk menyelamatkan semua orang yang bisa dia bantu. Tak ada kata-kata dan perlakuan kasar yang keluar darinya, karena dia kudus sebelum dan sesudah dilahirkan.

Ketaatan Bunda Maria yang membuat perawan ini terpilih menjadi Bunda dari Penyelamat Dunia yaitu Yesus Kristus, tidak ada yang salah dengan keinginan Pencipta untuk menyelamatkan manusia dengan memilih pribadi yang terbaik yaitu Bunda Maria, puteri dari Anna dan Yoakim yang kudus itu, menjadi perantara Penyelamat Dunia, lewat rahimnya yang perawan itu menghantarkan dunia pada keselamatan.

Menjadi taat, seperti Bunda Maria, bukan suatu yang mudah. Taat perlu didasari oleh iman yang kuat, bahwa kehendak sendiri perlu dikalahkan secara perlahan-lahan, karna yakin bahwa ketaatan bila dilaksanakan dengan iman yang kuat dan dipersembahkan untuk keselamatan jiwanya dan jiwa sekalian orang, akan menyenangkan hati Bapa.

Menjalankan apa yang diperintahkan memang mungkin, ada kalanya, tidak terlalu sulit. Namun, ketaatan dengan disposisi hati dan sikap yang positif dan gembira, itu yang harus terus diperjuangkan. Ketaatan dalam diam seperti Bunda Maria tentu jarang ditemui. Bunda Maria menerima ketaatan yang tidak semua orang dapat melakukannya dengan mudah. Dengan sukacita penuh, dia menganggap dirinya adalah hamba Tuhan.

Betapa manisnya saat kita menyebut nama Maria. Kapan pun kita memanggilnya, dia akan selalu membuka tangan dan melindungi kita dengan mantel keibuannya. Bagaimana mungkin hati kita tidak terbakar oleh cinta kepadanya. Dan yang terpenting, membuatnya dikenal dan dicintai oleh semua orang di seluruh dunia.

(Madre Maria Ines)

Agnes Angraini, Novis Suster MC

Tambahkan Komentar Anda