Pada tanggal 6 -10 Agustus 2025 para Suster Puteri Karmel mengadakan Camping Rohani di Tumpang dengan tema “Hope: Anchor of the soul”. Pengharapan adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita (bdk. Ibr 6:19a). Acara camping diikuti lebih dari 500 peserta terdiri dari para mahasiswa dan orang muda yang sudah bekerja dari seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan ini, suster Misionaris Claris dari Sakramen Mahakudus diundang untuk ikut berpartisipasi dengan memperkenalkan kongregasi dalam sesi Ekspo Panggilan. Kehidupan para Imam, suster maupun bruder merupakan salah satu tanda harapan akan adanya hidup kekal, suatu hidup yang mendasarkan harapannya kepada Tuhan.

Bukanlah suatu kebetulan kalau Camping Rohani ini ditutup dengan Misa Hari Raya Maria diangkat ke Surga. Seorang teladan iman yang patut dicontoh dalam hal pengharapan pada Tuhan. Bunda Maria selalu hidup dalam pengharapan pada Allah.

Bunda Maria sejak menjadi Bunda Allah (bdk. Luk 1:31), hidupnya tidaklah secara otomatis menjadi mulus tanpa rintangan. Justru sejak saat itu seolah tusukan pedang pelan-pelan menembus jiwanya seperti dinubuatkan oleh Simeon (bdk. Luk 2:35).

Waktu masih mengandung, dia harus mengungsi berkilo-kilometer lalu melahirkan di kandang domba. Setelah itu, dia melihat dengan mata kepala sendiri Putranya menderita olokan dan fitnahan, dihukum secara tidak adil, dihujat, bahkan sampai wafat salib. Kita bisa membayangkan bagaimana hati seorang ibu melihat putranya dalam situasi seperti itu. Tapi Bunda Maria diam, menyelaraskan hati dengan kehendak Allah, setia sepanjang hidup (bdk. Luk 2:19). Karena kesetiaan itulah Bunda Maria diangkat ke Surga dengan jiwa dan raganya. Itulah kemuliaan, buah dari pengharapan.

HOPE:

H: Humility. Kerendahan hati Bunda Maria.

O: Obedient. Ketaatan Bunda Maria dalam fiat yang diucapkannya berbuah penebusan bagi dunia.

P: Purity. Kemurnian hati Bunda Maria yang selalu hidup tulus di hadapan Allah.\

E: Enjoyment. Kegembiraan rohani selalu menghiasi hati Bunda Maria dalam melaksanakan kehendak Allah dengan setia.

Demikianlah seperti dikatakan oleh Rm. Dimas, O.Carm.  dalam homilinya di Misa penutupan Camping Rohani.

Setelah mengikuti Camping ini diharapkan para orang muda Katolik menjadi duta-duta pengharapan dalam kehidupan sehari hari, di tempat kerja, di kampus, dan di mana pun mereka berada.  Hal itu senada dengan Pesan Paus Fransiskus pada hari Orang Muda Katolik Sedunia di Lisbon tahun 2023: “Masing-masing dari Anda dapat menjadi mercusuar harapan, sejauh iman Anda menjadi nyata, berakar pada kenyataan dan peka terhadap kebutuhan sesama kita. Orang-orang muda  terkasih, jangan takut untuk berbagi dengan orang lain harapan dan sukacita Kristus yang bangkit! Peliharalah percikan yang telah berkobar dalam diri Anda.”

Siapa yang hidup dalam kesetiaan pengharapan pada Tuhan akan memperoleh kemuliaan.

 

Sr. Andrea Venty, M.C.

Tambahkan Komentar Anda